
Merayakan Hari Keluarga Nasional, Danone Indonesia bersama Pemerintah Yogyakarta meluncurkan kembali PAUD Generasi Maju di Taman Pintar. Setelah dua tahun terhambat pandemi Covid-19, program ini kembali hadir untuk mendukung peningkatan stimulasi dan pemenuhan nutrisi penting anak-anak Indonesia menuju Generasi Emas 2045. Peluncurannya dibarengi penandatanganan kerja sama, sekaligus kick off sosialisasi Isi Piringku Yogyakarta.
Hadir dalam acara tersebut, Penjabat Walikota Yogyakarta – Sumadi, Ketua POKJA Ibu PAUD Yogyakarta – Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam X, Ketua Yayasan Pendidikan Integral Satu Bumi (One Earth) – Dr. NW Suriastini, M.Phil, Psikolog Anak – Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si, Psikolog Klinis; Operations Director Danone Specialized Nutrition Indonesia – Shahrul Nizam Abdullah dan Sustainable Development Director Danone Indonesia – Karyanto Wibowo.
“Sejalan dengan visi Danone Indonesia, “One Planet One Health,” Danone percaya bahwa kesehatan manusia dan kesehatan planet saling berkaitan. Mempersiapkan pendidikan yang baik bagi anak sejak usia dini merupakan fondasi untuk mempersiapkan generasi maju di masa depan. Penanaman cinta lingkungan dan pemahaman pentingnya gizi dan kesehatan baik dilakukan sejak dini. Untuk itu, selain menghadirkan PAUD Generasi Maju yang menerapkan interactive learning, kami juga giat mensosialisasikan kampanye “Isi Piringku,” tutur Karyanto Wibowo. Untuk kampanye Isi Piringku, Danone bermitra dengan Yayasan Pendidikan Integral Satu Bumi (One Earth) di Yogyakarta.
Penjabat Walikota Yogyakarta Sumadi mengungkapkan hal senada. “Kami menyadari arti penting pembangunan generasi dimulai sejak dini, untuk itu kami menyiapkan kabupaten-kabupaten layak anak yang aman, tenteram, dan nyaman untuk mendukung perkembangan anak. Pemerintah Kota Yogyakarta sangat mengapresiasi kontribusi Danone Indonesia dalam mendukung pemerintah untuk membawa kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sejak 2006, Danone Indonesia telah mendukung sarana edukasi di area Taman Pintar, Yogyakarta. Tahun ini berlanjut dengan membantu proses renovasi dan pembaruan alat peraga interaktif bertema kesehatan dan kelestarian lingkungan, yang dibagi dalam dua lokasi, PAUD Timur dan Barat. Kedua bagian sama-sama digunakan sebagai sarana bermain dan belajar untuk mendukung pengembangan kecerdasan, pengetahuan dan motorik si kecil usia dini, pengunjung Taman Pintar.
Berbagai alat peraga interaktif ada di sana untuk pengenalan kesehatan, gizi seimbang dan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) dengan konsep bermain. PAUD Timur untuk motorik anak terdiri dari, ruang ragam Istiadat, playground (aktivitas fisik), robotik, musik, Panggung Budaya serta ruang Sahabat Ibu dan Anak. PAUD Barat untuk memicu fungsi kognitif terdiri dari, ruang edukasi Sampahku Tanggung Jawabku (Samtaku), balok susun, arena bermain bertema perkotaan dan pemadam kebakaran.
Ketua POKJA Ibu PAUD Yogyakarta – Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam X sangat mengapresiasi inisiatif Danone Indonesia, yang terus melakukan upaya penanganan stunting dengan cara komprehensif. Beliau mengatakan, setiap anak memiliki hak yang sama dalam mendapatkan dukungan tumbuh kembangnya sehingga anak memerlukan pendidikan, pengasuhan, gizi, kesehatan dan perlindungan yang optimal.
“Masih tingginya angka stunting di Indonesia membuat Kelompok Kerja (POKJA) Ibu PAUD DIY memiliki program prioritas untuk mewujudkan PAUD yang berkualitas, melalui layanan PAUD Holistik Integratif dan berbudaya dengan memberikan layanan kepada anak, khususnya dalam hal edukasi dan nutrisi,” ungkapnya.
Psikolog anak Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si memaparkan bahwa selama pandemi, anak ikut menjalani pembatasan sosial sehingga mayoritas waktunya hanya berinteraksi dengan orang-orang terdekat dan terpapar audio visual electronic devices secara berlebihan. Apabila tidak mendapat intervensi dan stimulasi yang tepat, hal ini dapat mempengaruhi perkembangan si kecil secara keseluruhan, meliputi aspek perkembangan kognitif, emosi, sosial, motorik, bahasa dan pembentukan karakter, yang mempengaruhi kesehatan mentalnya. Keluarga perlu aktif-kreatif memberikan stimulasi yang komprehensif agar anak tidak kehilangan semangat bereksplorasi.
“Apabila semua aspek perkembangan terstimulasi dengan baik, anak akan tumbuh menjadi anak yang unggul dan berkarakter. Anak mampu mengembangkan potensi positifnya, percaya diri, kreatif, pandai bergaul dan memiliki ketahanan mental yang prima. Mengajak anak bermain di ruang publik yang menyediakan sarana rekreatif dan edukatif seperti di PAUD Generasi Maju – Taman Pintar, dapat meningkatkan kualitas hubungan orangtua dan anak serta memberikan stimulasi perkembangan pada semua aspeknya,” jelas Dr. Gamayanti sambil menambahkan perlunya pemenuhan nutrisi anak sesuai pedoman Isi Piringku.
Danone Indonesia telah merilis buku edukasi Isi Piringku, yang dapat digunakan oleh guru-guru PAUD untuk edukasi makan dan minum sekali saji bagi anak usia 4-6 tahun, pada 2017, bekerjasama dengan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) – IPB. Pada 2021, situasi pandemi menjadi alasan kuat Danone Indonesia menggiatkan edukasi Isi Piringku agar anak-anak tetap terpenuhi kebutuhan gizi seimbangnya. Edukasi ini telah menyasar 2.269 PAUD/TK dari 6 Provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Bali, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta dengan 3.941 guru, 49.982 siswa dan 49,979 orangtua penerima manfaat.
Ketua Yayasan Pendidikan Integral Satu Bumi (One Earth) – Dr. NW Suriastini, M.Phil mengatakan, “Sejak tahun 2011, bersama One Earth, Danone Indonesia menyelenggarakan program edukasi nutrisi yang dilatarbelakangi oleh kondisi keadaan status Gizi Anak Balita Indonesia. Program ini mencakup edukasi bagi anak-anak dalam bentuk, “Pesta Anak World Class Citizen” dan “Program Parenting Ayo Melek Gizi,” yang dilaksanakan di Wahana PAUD Generasi Maju – Taman Pintar. Memasuki masa transisi, kami kembali memperluas edukasi Isi Piringku kepada lebih banyak masyarakat melalui program-program tatap muka.” Moms & Dads di Yogyakarta, jangan lupa ikut ya.








