Seperti apa gaya hidup yang kamu terapkan? Mungkin sebagian dari kita menjalankan gaya hidup sehat dengan menjaga pola makan dan berolahraga teratur. Sebagian memilih sedentary lifestyle khas kaum rebahan, atau bisa juga menerapkan gaya hidup minimalis dan slow living yang penuh rasa syukur. Apapun pilihannya, faktor lingkungan nyatanya ikut memberi pengaruh pada kenyamanan. Peduli lingkungan, yang semakin tercemar dengan sampah plastik kita sendiri, menjadikan gaya hidup berkelanjutan perlu disematkan dalam pilihan kita.
Sebagai manusia modern, mau tak mau kita akan selalu berurusan dengan sampah plastik. Entah itu kemasan produk makanan, minuman, personal care maupun produk lainnya. Padahal plastik yang sulit terurai dalam tanah, mengancam kelestarian bumi kita. Data Kementerian Lingkungan Hidup RI mengungkap dalam situs sipsn.kemenlh.go.id, timbulan sampah pihak produsen terbesar pada tahun 2024 adalah sampah plastik, dengan jumlah lebih dari 306 ribu ton, disusul sampah kertas, kaca dan aluminium. Angka tersebut dibarengi dengan pengurangan sampah plastik sebanyak 188.783,80 ton oleh kalangan produsen. Angkanya bakal terus bertambah seiring perkembangan industri dan kebutuhan kita sebagai konsumen.
Tindakan yang paling umum dalam menerapkan gaya hidup berkelanjutan adalah mengurangi dan mendaur ulang sampah, terutama sampah plastik. Kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik, membawa kantong belanja dan kotak makan sendiri bukan sekadar tren, tapi tanda kepedulian. Bahkan tak sedikit produsen yang menerapkan prinsip sustainable living untuk produknya, salah satunya dengan menggunakan kemasan yang bisa didaur ulang, seperti botol kemasan air mineral AQUVIVA dari WINGS Food.
AQUVIVA menggunakan botol PET atau polyethylene terephthalate, yang dapat didaur ulang 100%. Selain mendukung kelestarian lingkungan, kemasan ini juga baik untuk kesehatan karena kokoh menjaga kualitas air di dalamnya hingga sampai ke tangan kita. Agar konsumen bisa ikut serta dalam upaya mendaur ulang kemasan botolnya, WINGS Food bekerja sama dengan Plasticpay menjalankan program Reverse Vending Machine (RVM) dan dropbox di berbagai lokasi, di Jabodetabek dan Bali sebagai tahap awal. Inisiatif ini membuktikan bahwa pengelolaan sampah tidak harus menjadi kegiatan yang membingungkan. Ketika produsen, penyedia teknologi dan ritel bersatu, konsumen mendapatkan fasilitas yang meringankan tindakan sustainable-nya. Kita sebagai konsumen ikut berkontribusi pada perekonomian sirkular dengan lingkungan yang lebih bersih untuk masa depan yang lebih baik. Inisiatif ini sejalan dengan semangat WINGS Group, “Life Keeps Getting Better with WINGS.”
Kini, RVM dan dropbox AQUVIVA & Plasticpay sudah tersedia di lebih dari 12 titik di Jabodetabek. Sebut saja pusat perbelanjaan Margo City, Lippo Mall Kemang (AOS), Living World Alam Sutera dan Living World Kota Wisata, yang telah dilengkapi dengan RVM, begitu pula area komersil Alfa Tower – Alam Sutera, Alfamart Drive Thru Alam Sutera, Alfa Tebet Timur Raya, FamilyMart Cilandak KKO dan Cibubur. Sementara dropbox bisa kita temukan di area publik dan komersil, seperti beberapa RPTRA, sekolah dan pusat wisata kuliner. Di Bali, RVM AQUVIVA & Plasticpay tersedia di Bintang Supermarket dan Grand Lucky Sanur. Konsumen yang membuang botol plastik AQUVIVA bekas ke dropbox dan RVM, selain meminimalkan sampah, juga akan mendapatkan reward berupa poin e-wallet.
AQUVIVA menggandeng Plasticpay, yang merupakan gerakan sosial berbasis platform digital, untuk mengajak masyarakat lebih bijak dalam pengelolaan sampah. Sampah plastik yang terkumpul akan didaur ulang dan menghasilkan butiran Recycled Polyester Staple Fiber, benang serta kain yang memenuhi semua standar kualitas tinggi untuk digunakan sebagai bahan baku bantal, boneka, tempat tidur, karpet, furnitur dan interior otomotif. Sampah plastik setelah didaur ulang tak lagi berdampak buruk bagi lingkungan, tetapi justru memberikan nilai ekonomi baru.
“Kolaborasi ini mengajak konsumen untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah plastik dan mendukung ekonomi sirkular demi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujar Senior Brand Manager AQUVIVA Devi Chrisnatalia saat peluncuran resmi AQUVIVA, produk air mineral dari Wings Food, di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Inisiatif daur ulang ini dirancang untuk terus berkembang dan menjangkau lebih banyak konsumen di berbagai daerah. Setiap botol air mineral yang kembali ke mesin seolah menjadi pemberi harapan untuk masa depan yang lebih baik. Gaya hidup berkelanjutan bisa dijalankan dengan lebih mudah, dimulai dari langkah kecil setelah melepas dahaga.
AQUVIVA sendiri adalah merek air minum dalam kemasan (AMDK) terbaru dari WINGS Food, yang menonjolkan teknologi 7 Tahap Nano Purifikasi pertama di Indonesia, untuk kemurnian optimal. Proses penyaringan intensif ini menghasilkan air murni sekaligus mempertahankan kandungan mineral baik. Teknologi dirancang untuk menghilangkan berbagai kontaminan mikroskopis yang mungkin terkandung dalam air, sambil mempertahankan mineral-mineral alami yang baik bagi tubuh. Proses pemurnian mencakup penyaringan partikel besar, pemurnian aroma dan rasa, serta sterilisasi dengan sinar ultraviolet yang memastikan air tetap higienis dan bebas dari kontaminan. Memiliki pH seimbang di angka 7-8, AQUVIVA membantu menjaga keseimbangan tubuh dan memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik, dengan rasa yang ringan, segar, sejuk dan nyaman di setiap tegukan.
Menurut Devi Chrisnatalia, banyak orang yang tidak menyadari bahwa air dari sumber alami meskipun tampak bersih, tetap bisa terkontaminasi oleh berbagai zat berbahaya seiring berjalannya waktu. Pengolahan melalui teknologi 7 Tahap Nano Purifikasi ini diperlukan untuk memastikan air mineral murni alami bebas dari zat berbahaya, namun tetap menjaga mineral optimal yang dibutuhkan tubuh kita. Dengan pemurnian yang lebih maksimal, AQUVIVA memastikan bahwa air yang dikonsumsi tidak hanya bersih dan layak minum, tetapi juga kaya akan manfaat kesehatan jangka panjang.
Dengan slogan, “Air Mineral Murni: Lebih dari Sekadar Jernih,” AQUVIVA tersedia dalam kemasan beragam, yang isinya 100 ml lebih banyak dibanding air mineral sejenis, yaitu ukuran 250 ml yang pas buat bekal, 700 ml yang praktis dibawa, dan 1,6 L. Setelah diluncurkan pada 2025, AQUVIVA mengadakan beberapa event promosi. Saat ini hingga 30 April 2026, kita bisa mendapat kesempatan memenangkan berbagai hadiah, termasuk paket Umroh bila beruntung, dalam program Kejutan Tutup Botol Ramadan. Kita hanya perlu mengecek kode di balik tutup botol untuk mengetahui apakah beruntung atau harus mencoba lagi.








