• Home
  • Keluarga
    • Dunia Pasutri
    • Bonding
    • Moms Story
    • Perkembangan Anak & Remaja
    • Bayi dan Balita
    • Pendidikan
  • Kesehatan
    • Kesehatan Mental
    • Info Kesehatan
    • Tips Sehat
    • Seks dan Kesehatan
  • Fashion & Beauty
    • Fashion Pria
    • Fashion Wanita
    • Fashion Anak
    • Tips Fashion
    • Tips Kecantikan
    • SkinCare
    • Men’s Care
    • Women’s Care
  • Teknologi
    • Gadget
    • Gadget Hack
    • Review Gadget
    • Smarthome
  • Otomotif
    • Mobil
    • Motor
    • Modif
    • Electric Vehicle
  • Wisata Kuliner
    • Tips Perjalanan
    • Hotelvista
    • Jalan-Jalan
    • Rahasia Dapur
    • Rekomendasi Resto
    • Ulas Kuliner
Sabtu, April 18, 2026
Harigini.com
  • Login
  • Register
  • Home
  • Keluarga
    • Dunia Pasutri
    • Bonding
    • Moms Story
    • Perkembangan Anak & Remaja
    • Bayi dan Balita
    • Pendidikan
  • Kesehatan
    • Kesehatan Mental
    • Info Kesehatan
    • Tips Sehat
    • Seks dan Kesehatan
  • Fashion & Beauty
    • Fashion Pria
    • Fashion Wanita
    • Fashion Anak
    • Tips Fashion
    • Tips Kecantikan
    • SkinCare
    • Men’s Care
    • Women’s Care
  • Teknologi
    • Gadget
    • Gadget Hack
    • Review Gadget
    • Smarthome
  • Otomotif
    • Mobil
    • Motor
    • Modif
    • Electric Vehicle
  • Wisata Kuliner
    • Tips Perjalanan
    • Hotelvista
    • Jalan-Jalan
    • Rahasia Dapur
    • Rekomendasi Resto
    • Ulas Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Keluarga
    • Dunia Pasutri
    • Bonding
    • Moms Story
    • Perkembangan Anak & Remaja
    • Bayi dan Balita
    • Pendidikan
  • Kesehatan
    • Kesehatan Mental
    • Info Kesehatan
    • Tips Sehat
    • Seks dan Kesehatan
  • Fashion & Beauty
    • Fashion Pria
    • Fashion Wanita
    • Fashion Anak
    • Tips Fashion
    • Tips Kecantikan
    • SkinCare
    • Men’s Care
    • Women’s Care
  • Teknologi
    • Gadget
    • Gadget Hack
    • Review Gadget
    • Smarthome
  • Otomotif
    • Mobil
    • Motor
    • Modif
    • Electric Vehicle
  • Wisata Kuliner
    • Tips Perjalanan
    • Hotelvista
    • Jalan-Jalan
    • Rahasia Dapur
    • Rekomendasi Resto
    • Ulas Kuliner
No Result
View All Result
Harigini.com
No Result
View All Result
Home Bayi dan Balita

Wasting dan Stunting Merupakan Ancaman Bagi Terwujudnya Generasi Emas Indonesia

Administrator by Administrator
12 November 2023
0
Wasting dan Stunting Merupakan Ancaman Bagi Terwujudnya Generasi Emas Indonesia

Foto dari freepik.com

Share on FacebookShare on Twitter
Foto dari freepik.com

Pemerintah dan tenaga Kesehatan di Indonesia sedang berupaya untuk memaksimalkan Kesehatan anak dalam upaya untuk menyambut bonus demografi yang akan dialami Indonesia pada tahun 2045. Akan tetapi, sampai saat ini Indonesia masih menghadapi berbagai masalah Kesehatan, mulai dari penyakit menular, tidak menular, dan yang menjadi perhatian khusus adalah masalah gizi pada anak. Berbagai masalah ini dapat mengancam Indonesia dalam memaksimalkan bonus demografi atau lebih dikenal sebagai Generasi Emas 2045 yang sudah dicanangkan oleh pemerintah. Indonesia yang sedang berupaya untuk semakin maju dan keluar dari label negara berkembang, masih belum bisa melepaskan diri dari masalah malnutrisi, seperti stunting, wasting, dan underweight. Belum selesai dengan ketiga masalah tersebut, anak Indonesia sudah mulai mengalami malnutrisi tipe lain yaitu gizi berlebih atau obesitas. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia tahun 2022, sebanyak 21,6% Balita, atau 1 dari 5 anak mengalami stunting, sementara 7,7% Balita, atau 1 dari 12 anak mengalami wasting.

Stunting, lebih dari sekedar perawakan pendek, yaitu kondisi malnutrisi akibat dari kekurangan asupan nutrisi, atau penyakit yang kronik mengakibatkan kegagalan seorang anak untuk mencapai tinggi badan sesuai potensi genetiknya. Penelitian menunjukkan bahwa akibat dari stunting tidak hanya sebatas perawakan pendek, seorang anak yang mengalami stunting akan memiliki tingkat kecerdasan yang lebih rendah, performa di sekolah yang menurun, kemampuan fisik yang lebih rendah, dan lebih mudah untuk jatuh sakit. Pada jangka panjang dan level Nasional, hal ini akan berakibat pada menurunnya kemampuan ekonomi negara.

Wasting, atau lebih kita kenal sebagai gizi kurang hingga gizi buruk, menandakan kurangnya asupan nutrisi yang bersifat akut. Wasting terutama pada anak berusia kurang dari dua tahun akan berdampak jangka panjang yang buruk. Pada dua tahun pertama kehidupan seorang anak, otak berkembang dengan sangat pesat. Bila seorang anak mengalami wasting hingga gizi buruk, maka perkembangan otak akan terganggu. Pada jangka panjang perkembangan otak yang terganggu ini akan mengakibatkan menurunnya kecerdasan seorang anak dan menurunnya kualitas hidup saat dewasa nanti.

Baca juga

Popok Genki Moko Moko Ichimatsu: Solusi Nyaman untuk Si Kecil yang Aktif!

Transpulmin & RS Bunda Gelar ‘Dear Moms, We See You.’ Atasi Kecemasan Ibu untuk Kesehatan Bayi & Intimate Healing Experience

MY BABY Momversity 2025: Ruang Edukasi dan Inspirasi untuk Ibu Indonesia Membangun Generasi Hebat

Langkah pencegahan terjadinya kondisi malnutrisi menjadi sangat penting untuk menyelamatkan anak Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan program 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Yaitu upaya untuk menjaga kesehatan dan gizi seorang anak sejak dalam kandungan sampai berusia dua tahun, karena periode ini merupakan periode paling penting dan krusial dalam perkembangan seorang anak hingga dewasa. Upaya yang dilakukan untuk mencegah malnutrisi pada 1000 HPK di antaranya adalah inisiasi menyusui dini setelah bayi lahir, pemberian ASI eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan, lengkapi imunisasi, dan yang sering menjadi periode kritis adalah pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) sejak usia 6 bulan. Sehingga sangat penting untuk memantau berat badan dan tinggi badan anak, serta memasukkannya dalam kurva pertumbuhan.

Seringkali seorang anak belum akan mengalami kondisi wasting atau stunting pada usia 6 bulan pertama kehidupan karena kebutuhan nutrisinya masih mudah dipenuhi dengan pemberian ASI. Akan tetapi, pada usia 6 bulan saat anak mulai dikenalkan dengan MPASI, seringkali kenaikan berat badan dan tinggi badan seorang anak menjadi tidak optimal. WHO sudah mengeluarkan edaran, bahwa MPASI yang baik adalah 1) diberikan pada waktu yang tepat, yaitu saat bayi berusia 6 bulan atau sebelum itu bila kebutuhan nutrisi sudah tidak dapat dipenuhi dengan ASI; 2) jumlah yang cukup, yaitu mencukupi kebutuhan kalori, zat gizi makro dan mikro bayi; 3) aman, yaitu proses pembuatannya higienis dan diberikan menggunakan tangan dan peralatan yang bersih; 4) sesuai, baik teksturnya yang sesuai dengan kemampuan usia bayi, diberikan sesuai keinginan lapar dan kenyang bayi, serta diberikan dalam frekuensi yang benar. Baiknya sejak pemberian MPASI, ibu sudah mulai mengenalkan anak dengan beraneka ragam makanan dan rasa, karena akan mempengaruhi selera makan anak hingga dewasa nanti.

Kandungan gizi MPASI yang baik harus mencukupi zat gizi makro dan mikro. MPASI harus memiliki kandungan karbohidrat, lemak dan protein, terutama protein hewani yang tinggi zat besi.  Zat besi adalah salah satu  elemen kunci dalam optimalisasi periode 1.000 HPK, termasuk untuk pencegahan stunting. Saat ini sebagai upaya untuk memudahkan dan memenuhi kebutuhan MPASI bayi, sudah banyak produk MPASI fortifikasi. MPASI fortifikasi adalah produk MPASI yang sudah diberikan penambahan nutrisi zat gizi makro dan mikro sesuai dengan rekomendasi dari CODEX milik FAO dan WHO.

Sebuah studi mengungkapkan bahwa bayi yang mengonsumsi MPASI homemade menunjukkan kadar hemoglobin, serum feritin, dan zat besi serum yang lebih rendah dibandingkan dengan bayi yang mendapatkan MPASI fortifikasi. Mereka juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekurangan berat badan, stunting, dan wasting dibandingkan bayi dengan MPASI fortifikasi (source: link). Di Indonesia, MPASI fortifikasi juga dalam pengawasan ketat dari BPOM yang tidak mengizinkan MPASI fortifikasi mengandung pengawet, pewarna atau perisa serta tidak boleh memiliki kandungan gula dan garam yang tinggi.

Banyaknya fenomena ibu yang bekerja dan sulit memastikan pembuatan MPASI yang baik, membuat MPASI fortifikasi dapat menjadi pilihan dalam memenuhi kebutuhan gizi bayi. Salah satu keunggulan MPASI fortifikasi adalah memiliki kandungan vitamin dan mineral terutama besi yang sudah mencukupi kebutuhan bayi, sehingga orang tua tidak perlu repot menghitung kandungan vitamin dan mineral dalam MPASI buatan rumah, karena sudah terjamin dipenuhi oleh MPASI fortifikasi. Bagi orang tua yang memiliki keterbatasan waktu dan khawatir dalam memenuhi kebutuhan zat gizi makro dan mikro anak, MPASI fortifikasi dapat menjadi pilihan bagi si kecil.

 

 

Referensi
  1. World Health Organization. Malnutrition in children. 2018 [diakses tanggal 17 Oktober 2023]. Tersedia di: https://www.who.int/data/nutrition/nlis/info/malnutrition-in-children
  2. World Health Organization. Malnutrition. 2021 [diakses tanggal 17 Oktober 2023]. Tersedia di: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition#:~:text=There%20are%204%20broad%20sub,deficiencies%20in%20vitamins%20and%20minerals.
  3. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2022. h. 5-6.
  4. Karlsson O, Kim R, Guerrero S, Hasman A, Subramanian SV. Child wasting before and after age two years: A cross-sectional study of 94 countries. The Lancet. 2022;46:1-14.
  5. Mertens A, Chung JB, Colford JM, Hubbard AE, Laan MJV, Coyle J, dkk. Child wasting and concurrent stunting in low- and middle-income countries. Nature. 2023;621:558-67.
  6. World Health Organization. WHO Guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age. 2023 [diakses tanggal 17 Oktober 2023]. Tersedia di: https://www.who.int/publications/i/item/9789240081864
Artikel ini ditulis oleh Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K) bersama dr. Fakhri Muhammad
Tags: balitabayibayi dan balitastuntingtumbuh kembangwasting
Previous Post

Inovasi Korset Kehamilan dan Pasca-Melahirkan Andalan Si Ibu Aktif, Jennifer Bachdim

Next Post

5 Tips Melatih Pola Pikir Anak Menjadi Open Minded

Related Posts

Popok Genki Moko Moko Ichimatsu: Solusi Nyaman untuk Si Kecil yang Aktif!
Bayi dan Balita

Popok Genki Moko Moko Ichimatsu: Solusi Nyaman untuk Si Kecil yang Aktif!

14 Februari 2026
Transpulmin & RS Bunda Gelar ‘Dear Moms, We See You.’ Atasi Kecemasan Ibu untuk Kesehatan Bayi & Intimate Healing Experience
Bayi dan Balita

Transpulmin & RS Bunda Gelar ‘Dear Moms, We See You.’ Atasi Kecemasan Ibu untuk Kesehatan Bayi & Intimate Healing Experience

27 November 2025
MY BABY Momversity 2025: Ruang Edukasi dan Inspirasi untuk Ibu Indonesia Membangun Generasi Hebat
Bayi dan Balita

MY BABY Momversity 2025: Ruang Edukasi dan Inspirasi untuk Ibu Indonesia Membangun Generasi Hebat

9 Oktober 2025
Cussons Baby Luncurkan Rangkaian Cuddle Calm
Bayi dan Balita

Cussons Baby Luncurkan Rangkaian Cuddle Calm

26 September 2025
Dampingi Ibu Membersamai dan Membangun Generasi Hebat Masa Depan
Bayi dan Balita

Dampingi Ibu Membersamai dan Membangun Generasi Hebat Masa Depan

30 Agustus 2025
Cussons Baby Tampil dengan Wajah Baru, Luncurkan Inisiatif #CussonsMOMen
Bayi dan Balita

Cussons Baby Tampil dengan Wajah Baru, Luncurkan Inisiatif #CussonsMOMen

25 Agustus 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Azarine Kids Hadirkan  Face Wash dan Moisturizer yang Aman untuk Kulit Sensitif Anak

    Azarine Kids Hadirkan Face Wash dan Moisturizer yang Aman untuk Kulit Sensitif Anak

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • OREO Perkenalkan Edisi Khusus Batik, Ajak Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya Indonesia

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Manfaat Kebaikan Susu Bagi Generasi Pemenang di Masa Depan

    5 shares
    Share 2 Tweet 1
  • Indomilk Kids Perkenalkan Yogurt Pertama Khusus untuk Anak

    5 shares
    Share 2 Tweet 1
  • PT Ohealty Karichy Elysian (OKE) Luncurkan Produk Yogurto Terbarunya dengan Merek Wonderful Dragon Fruit.

    4 shares
    Share 2 Tweet 1
Instagram Facebook TikTok Twitter Youtube

FOR MORE INFO :

Email: harigini.info@gmail.com

  • Copyright@2024 hariginicom, All right reserved
No Result
View All Result
  • Home
  • Keluarga
    • Dunia Pasutri
    • Bonding
    • Moms Story
    • Perkembangan Anak & Remaja
    • Bayi dan Balita
    • Pendidikan
  • Kesehatan
    • Kesehatan Mental
    • Info Kesehatan
    • Tips Sehat
    • Seks dan Kesehatan
  • Fashion & Beauty
    • Fashion Pria
    • Fashion Wanita
    • Fashion Anak
    • Tips Fashion
    • Tips Kecantikan
    • SkinCare
    • Men’s Care
    • Women’s Care
  • Teknologi
    • Gadget
    • Gadget Hack
    • Review Gadget
    • Smarthome
  • Otomotif
    • Mobil
    • Motor
    • Modif
    • Electric Vehicle
  • Wisata Kuliner
    • Tips Perjalanan
    • Hotelvista
    • Jalan-Jalan
    • Rahasia Dapur
    • Rekomendasi Resto
    • Ulas Kuliner

© 2024 Harigini.com. All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In