
Dalam rangka Hari Osteoporosis Sedunia tahun ini, CDR – suplemen Kalsium dan Vitamin D dari Bayer menyerukan agar perempuan Indonesia mencegah Osteoporosis melalui kampanye 3S: Saatnya mulai dari dini, Sediakan nutrisi dan terapkan pola hidup sehat, Suplementasi dengan Vitamin D dan Kalsium.
Osteoporosis adalah kepadatan tulang yang berkurang sehingga dapat membuat tulang rapuh. Osteoporosis dapat menyerang siapa saja, tidak memandang umur bahkan dari muda bisa terkena penyakit tersebut. Hal ini diserukan oleh CDR untuk menjaga masyarakat Indonesia untuk memahami serta melakukan pencegahan Osteoporosis dengan 3S guna untuk meningkatkan kesadaran dengan menjaga kesehatan tulang itu sangat penting sejak dini.
Kinshuk Kunwar, Direktur PT Bayer Indonesia dan Country Head Consumer Health dalam sambutannya mengatakan, “Sejalan dengan visi Bayer: Health for all, hunger for none, Bayer dan CDR mengajak masyarakat Indonesia khususnya perempuan Indonesia untuk memahami dan mencegah Osteoporosis dengan 3S. Kampanye ini untuk meningkatkan kesadaran dan ajakan langkah nyata bagi masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga kesehatan tulang dari dini agar kesehatan dan kualitas hidup tetap terjaga meskipun di usia lanjut.”
“Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia: 32.3% perempuan di Indonesia mengalami osteoporosis. Persatuan Osteoporosis Indonesia bahkan memperkirakan sekitar 90% dari perempuan Indonesia mengalami osteopenia. Banyak faktor yang dapat menurunkan kepadatan tulang pada perempuan seperti saat kehamilan dan menyusui bahkan penurunan kadar hormone esterogen di masa menopause. Jika kondisi ini tidak dicegah dan ditangani dengan baik, maka dapat berpengaruh pada kualitas hidupnya. Perempuan memiki peran penting bagi keluarga dan pemberdayaan dirinya sendiri. Memiliki tulang yang sehat dan kuat akan membantu perempuan dalam menjaga kualitas hidupnya baik saat ini maupun di masa depan,” lanjut Kinshuk.
Osteoporosis lebih mudah terkena pada wanita dibandingkan laki-laki. Proses Osteoporosis terjadi secara langsung dalam jangka panjang sehingga terkadang penderitanya tidak menyadari sampai kerusakan benar-benar terjadi. Osteoporosis yang seringkali dikaitkan dengan orang-orang berusia lanjut, namun nyatanya bisa menyerang siapa saja, bahkan di usia muda sekalipun. Studi yang dilakukan para Pakar di Indonesia tentang ‘Relevansi Kalsium dan Vitamin D untuk mendukung kesehatan Tulang memperkuat fakta bahwa sangat penting untuk mencegah Osteoporosis sejak usia muda.
Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc, Ketua Peneliti Studi tersebut sekaligus Pakar Gizi Medik FKUI-RSCM menjelaskan,“Perempuan banyak mengalami fase dalam kehidupannya. Di setiap fase ini, kepadatan tulang dapat berkurang dan puncaknya saat seorang perempuan memasuki fase menopause, dimana kemampuan tubuh dalam menyerap kalsium akan berkurang karena sudah tidak menghasilkan hormon esterogen. Perempuan hamil dan menyusui pun menjadi salah satu kelompok risiko Osteoporosis. Oleh karena itu, sesuai dengan kampanye 3 S, yakni S yang pertama, kini saatnya bagi perempuan Indonesia untuk menjaga kesehatan tulang sejak dini. Namun sayangnya, kandungan nutrisi di Indonesia pada umumnya mengandung kalsium dan vitamin D dalam level rendah, padahal nutrisi yang cukup dan pola hidup yang sehat merupakan langkah penting (S kedua) untuk untuk mencegah Osteoporosis”.
Untuk itu cara terbaik mencegah timbulnya penyakit tulang atau ostioporosis alangkah baiknya lengkapi nutrisi kebutuhan tulang dengan banyak minum susu yang mengandung kalsium, berolahraga, makan sayur dan buah-buahan. Dan dapat juga konsumsi suplemen yang tepat untuk kebutuhan tulang seperti CDR, karena mengandung kalsium dan vitamin D tinggi sehingga memenuhi kebutuhan tulang. Tak hanya itu CDR juga mengandung vitamin C dan vitamin B6 yang mampu menurunkan resiko kerusakan tulang








