Pandemi telah merubah banyak aspek kehidupan masyarakat. Keresahan akan bagaimana memahami potensi diri sendiri untuk mencoba bertahan dan berkembang di era pandemi menjadi jamak ditemukan. Selain itu perubahan ritme dan dinamika pendidikan juga memberikan keresahan tersendiri bagi orang tua. Mereka gamang menentukan dan menyesuaikan metode pendidikan yang optimal bagi anak.
Atas dasar itu, MS GLOW yang sebelumnya bergerak di bidang kecantikan, melebarkan sayap dengan menghadirkan sub-brand yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan diri yaitu MS Learning & Grow. MS Learning & Grow sendiri, merupakan layanan terintegrasi yang berfokus untuk mengoptimalkan pemberdayaan diri dengan melakukan profiling psikologis berdasarkan karakteristik DISC yang menggunakan sidik jari.
Melalui aplikasi ini diharapkan pengguna akan dapat memahami bakat dan profil psikologis mereka berdasarkan karakteristik DISC. DISC sendiri merupakan tes genetis yang mengambil sampel dari sidik jari dan melihat hubungan antara pola sidik jari dengan belahan otak yang dominan digunakan dan sudah diakui oleh dunia.
“Tidak hanya untuk memahami potensi diri sendiri, aplikasi ini juga berguna untuk perencanaan pendidikan, pemahaman potensi anak oleh orang tua, pengembangan kemampuan bagi perusahaan, hingga pemahaman karakter pasangan”, ungkap Shandy Purnamasari selaku
Founder MS GLOW pada virtual launching yang dilaksanakan pada 21 September 2021 lalu. Shandy menambahkan jika MS Learning & Grow merupakan aplikasi pertama yang melakukan profiling psikologis melalui tes DISC yang menggunakan aplikasi mobile.
“Dengan harga yang _affordable_ dan sudah termasuk sesi konsultasi dengan psikolog langsung untuk lebih memahami hasil nya. Tujuannya agar kita bisa lebih mengerti diri kita sendiri dan tumbuh menjadi karakter yang lebih memiliki value, tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga untuk orang sekitar,” jelas Shandy.
Selain meluncurkan aplikasi mobile, MS Learning & Grow juga mengumumkan Prilly Latuconsina sebagai _Brand Ambassador_. Prilly juga mencoba aplikasi MS Learning & Grow dan mendapatkan hasil profiling. “Dari aplikasi ini aku jadi lebih tahu karakterku seperti apa. Memahami kekurangan dan kelebihan diri aku. Juga jadi tahu bagaimana mencari partner kerja yang cocok dengan aku,” ujar Prilly Latuconsina.
Shandy berharap dengan adanya MS Learning and Grow yang dibanderol dengan harga _affordable_ dapat menjawab kebutuhan masyarakat untuk bisa memahami diri dan orang sekitar serta meningkatkan kemampuannya untuk menjadi versi terbaik dalam hidup.
Lewat aplikasi MS Learning & Grow, pengguna dapat mengakses analisa profil psikologi mereka melalui laporan yang komprehensif mulai dari preferensi kerja otak, profil diri berdasarkan DISC, bakat bawaan hingga rekomendasi pola belajar, karir dan komunikasi. Selain itu pengguna juga dapat melakukan sesi konsultasi baik secara individu maupun kelompok dengan tim konsultan ahli dari MS Learning & Grow yang memiliki latar belakang psikologi.
Pengguna dapat mengunduh aplikasi MS Learning & Grow yang sudah tersedia di Appstore dan Playstore. Untuk mendapatkan akses, pengguna dapat menghubungi kontak yang tertera pada aplikasi. Aplikasi ini sendiri dibanderol dengan harga spesial Rp 300 ribu.









