
Wings Group Indonesia dan RS Universitas Indonesia (RSUI) gelar seminar awam yang bertemakan “Menuju New Normal 2022” dengan tujuan memberikan literasi yang lebih baik mengenai kesehatan. Keduanya bekerja sama dengan mendirikan fasilitas vaksinasi Covid-19 yang memiliki konsep walk-in dan drive-thru guna melayani masyarakat mulai dari anak usia 6 tahun hingga lansia.
“Seminar Awam Bicara Sehat dari RSUI secara konsisten hadir untuk memberikan pengetahuan dan informasi seputar isu kesehatan untuk masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mambantu meningkatkan literasi masyarakat sehingga dapat menciptakan masyarakat Indonesia yang lebih sehat. Kami pun sangat mengapresiasi langkah Yayasan Wings Peduli yang telah membantu mendirikan fasilitas-fasilitas vaksinasi Covid-19 serta ruang istirahat untuk para nakes di lingkungan RSUI, serta mendukung berjalannya acara ini,” terang Direktur Utama RSUI Dr. dr. Astuti Giantini, Sp.PK(K), MPH.
Pada kesempatan yang sama, mewakili Yayasan Wings Peduli, Direktur Wings Group Indonesia Meriam Katombo menyampaikan bahwa Wings memiliki filosofi bahwa ‘all good things in life should be accessible for everyone’, dimana semua yang berkualitas dalam hidup ini harus dapat diakses oleh semuanya, tanpa terkecuali, termasuk dengan akses terhadap fasilitas kesehatan dan ilmu pengetahuan yang terus berkembang.
Seperti kita ketahui bahwa menjelang akhir tahun 2021, dunia masih bergelut dengan pandemi COVID-19. Terlebih lagi, tanggal 24 November 2021 lalu WHO mengemukakan adanya varian baru covid-19 yang disebut dengan Omicron, telah dianggap sebagai VOC. VOC diartikan sebagai varian virus corona yang menyebabkan peningkatan penularan serta kematian dan bahkan dapat mempengaruhi efektivitas vaksin. Sebelum Omicron, WHO telah menetapkan varian Alpha, Beta, Gamma, dan Delta sebagai VOC.
Ardiana Kusumaningrum, Sp.MK, Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik di RSUI menyampaikan “Kekebalan tubuh dapat diperoleh dengan 2 cara, yaitu kekebalan aktif dan kekebalan pasif. Kekebalan aktif terbentuk akibat proses yang terjadi di dalam tubuh, sementara kekebalan pasif diperoleh dari luar tubuh. Kekebalan aktif dibagi menjadi 2 yaitu natural dan artifisal. Vaksinasi termasuk dalam jenis kekebalan aktif artifisial, dimana antibodi terbentuk karena pemberian vaksin”.
SARS-CoV-2 adalah virus yang menjadi penyebab COVID-19. Bagian protein spike pada permukaan virus merupakan salah satu contoh antigen. Vaksin adalah cara terbaik untuk melatih sistem imun kita dalam mengenal virus, atau bagian potongan virus yang disebut antigen. Sistem kekebalan tubuh kita akan membentuk antibodi yang nantinya dapat melindungi tubuh dari virus. Saat seseorang yang sudah divaksin terpapar SARS-CoV-2, sistem kekebalan tubuh akan mengenal antigen virus dan melakukan aksi perlindungan terhadap tubuh.
“Beberapa vaksin memiliki perbedaan dalam hal jenis, jumlah dosisnya, efek samping, dan waktu kekebalan maksimal. Beliau juga berpesan walaupun sudah divaksinasi,masyarakat tetap harus melakukan protokol kesehatan seperti rajin mencuci tangan, gunakan masker dan menjaga jarak untuk melindungi diri kita sendiri dan juga orang-orang sekitar.” tambahnya.
Di kondisi pandemi saat ini, Stay Vacation (Staycation) menjadi pilihan bagi banyak orang dalam mengisi liburan karena dianggap lebih aman karena tidak bertemu dengan banyak orang. Staycation diartikan sebagai berlibur di rumah atau mengunjungi area yang berada tak jauh dari lingkungan tempat tinggal. Ners Efa memberikan beberapa contoh aktivitas staycation yang seru, diantaranya bisa dengan masak makanan spesial, melakukan camping di halaman rumah, buat acara nonton dengan tema tertentu, membuat acara kompetisi di rumah, dan sebagainya.
Ns. Efa Apriyanti, S.Kep, M.Sc, seorang Ners Spesialis Anak di RSUI mengatakan “Tips aman saat liburan, diantaranya pahami risiko yang mungkin terjadi, persiapkan kendaraan yang digunakan, lindungi kesehatan anak dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, pilih lokasi penginapan yang aman, kenali bagaimana persebaran komunitas mungkin dapat berdampak terhadap rencana kita, dan rencanakan aktivitas yang aman dari segi kesehatan maupun keselamatan” ungkapnya.








